Acara Sharing Session SIC bulan Februari 2025 berlangsung penuh inspirasi dan kehangatan. Mengusung tema “Orang Muda Bicara Cinta”, sesi ini menghadirkan dua narasumber inspiratif: Guido Alvin dan Alysia Amanda, dengan Isra Mirani dari SIC sebagai moderator. Acara yang dilakukan secara online melalui Zoom ini berhasil menarik perhatian banyak anak muda yang ingin memahami makna cinta dalam kehidupan mereka. Suasana berlangsung santai, interaktif, dan penuh wawasan. Cinta dalam Perspektif Anak Muda Guido Alvin, founder Narendra Indonesia, membuka sesi dengan menyoroti realita generasi muda yang sering dihadapkan pada ekspektasi hubungan yang tidak realistis. “Bagaimana pengaruh media sosial, sehingga mereka memiliki gambaran cinta yang berbeda dengan realitasnya,” ujar Guido. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan saling memahami untuk membangun hubungan yang sehat. Di sisi lain, Alysia Amanda, mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanagara, menyampaikan bahwa cinta bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna, tetapi tentang bertumbuh bersama. “Banyak kisah cinta menggambarkan drama dan emosi berlebihan, padahal cinta sejati adalah keseimbangan antara rasa, logika, dan usaha,” ungkapnya.
Diskusi Interaktif dan Pengalaman Pribadi Suasana semakin hidup ketika moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta turut memberikan pandangan mereka tentang konsep cinta. Widya dan Vinsen berbagi pengalaman tentang bagaimana menciptakan hubungan yang sehat serta cara keluar dari hubungan yang tidak sehat. Detha bertanya mengenai bagaimana menemukan pasangan yang baik dan bagaimana cara pandang orang tua dapat memengaruhi hubungan anak. Melalui diskusi ini, peserta semakin memahami konsep cinta yang sehat, adil, dan menguntungkan bagi kedua pihak yang menjalani hubungan. Setiap cerita membuat sesi terasa lebih dekat dengan realita anak muda.
Pesan Cinta untuk Generasi Muda Menutup acara, Ketua Yayasan SIC, Bapak Kurnia Setiawan, memberikan pesan bahwa cinta bukan hanya soal memiliki pasangan. Cinta juga hadir dalam bentuk lain—mencintai keluarga, mencintai alam semesta, hingga mencintai Sang Pencipta. Cinta, pada dasarnya, adalah tentang membangun kebahagiaan bersama dan memahami maknanya dari berbagai sisi kehidupan. Acara ini diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Diskusi yang hangat dan penuh makna membuktikan bahwa anak muda memiliki banyak hal yang ingin dibicarakan tentang cinta. Cinta bukan sekadar romantisme, tetapi juga bagian dari pertumbuhan dan perjalanan hidup.